Text
STRATEGI PEMASARAN KERIPIK KEDELAI PADA HOME INDUSTRY JASMINE DI DESA PENGANTIGAN BANYUWANGI
Penelitian ini menggunakan pendekatan secara deskriptif dengan data yang terkumpul akan dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan IFE, EFE, Matriks IE, Matriks SWOT dan Matriks QSPM. Penelitian ini menghasilkan delapan faktor internal yang meliputi empat kekuatan dan empat kelemahan serta tujuh faktor eksternal yang meliputi empat peluang dan tiga ancaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IFE sebesar 2,497 dan nilai EFE sebesar 2,703. Hasil matriks IE menunjukkan bahwa Home Industry Jasmine berada pada posisi V yaitu menjaga dan mempertahankan. Hasil matriks SWOT menunjukkan bahwa terdapat enam alternatif strategi yang selanjutnya dilakukan perhitungan matriks QSPM untuk mendapatkan prioritas strategi. Prioritas strategi yang diperoleh yaitu melakukan pemasaran secara online dengan memanfaatkan teknologi dengan nilai TAS sebesar 7,329. Hasil penerapan yang dilakukan di Home Industry Jasmine yaitu melakukan pemasaran secara online dengan memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk memperluas jangkauan pemasaran seperti aplikasi shopee dan meningkatkan kemasan produk yang lebih modern sebagai penunjang promosi dengan cara memperbaruhi kemasan keripik kedelai dengan kemasan premium yaitu kemasan standing pouch berbahan alumunium foil dilengkapi dengan zipper sehingga dapat dibuka dan ditutup sesuai keiginan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain