Perpustakaan Poliwangi

Digital Library Management System

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ANALISIS MANAJEMEN THERMAL BATERAI LIFEPO4 DENGAN PENDINGIN BUBBLE GENERATOR BERDASARKAN VARIASI DEBIT UDARA

Text

ANALISIS MANAJEMEN THERMAL BATERAI LIFEPO4 DENGAN PENDINGIN BUBBLE GENERATOR BERDASARKAN VARIASI DEBIT UDARA

Ricky Dwi Oktavian - Nama Orang;

Pengaruh variasi debit udara yang didapatkan dari hasil pengujian adalah pada nilai temperatur \r\nbaterai. Pada pengujian debit udara 0.5 nilai rata-rata temperatur baterai adalah 8.79º Celcius \r\nsampai 24.57º Celcius, debit udara 1.0 nilai rata-ratanya adalah 16.35º Celcius sampai 24.58º \r\nCelcius dan debit udara 1.5 nilai rata-ratanya adalah 16.35º Celcius sampai 24.58º Celcius. Hasil \r\npengujian yang paling baik menggunakan debit udara 0.5 karena semakin kecil debit udara yang \r\ndigunakan maka semakin rendah panas yang dihasilkan pada baterai LiFePO4 Sedangkan hasil \r\npengujian termal dengan menggunakan debit udara 0.5 mendapatkan nilai maksimum 18.75º \r\nCelcius sampai 30.25º Celcius, debit udara 1.0 nilai maksimum 21.5º sampai 28. Sedangkan hasil \r\npengujian termal dengan menggunakan debit udara 0.5 mendapatkan nilai maksimum 21.5º sampai \r\n28.5º Celcius. 5º Celcius dan debit udara 1.5 nilai maksimum 21.5º sampai 28.5º Celcius dan hasil \r\nperhitungan ketahanan termal setelah dilakukan pengujian dengan variasi debit udara 0.5 \r\nmendapatkan nilai 1.075º Celcius - 1.09º Celcius, pada debit udara 1.0 dengan nilai 1.050º Celcius \r\n- 1.090º Celcius, dan pada debit udara 1.5 dengan nilai 1.01º Celcius - 1.095º Celcius. Dan dari \r\nhasil pengujian diperoleh debit 1.0 sebagai debit udara yang lebih baik dibandingkan dengan kedua \r\ndebit udara lainnya untuk melakukan pengujian termal baterai LiFePO4 dikarenakan mendapatkan \r\nhasil resistensi termal yang lebih kecil.\r\n


Ketersediaan
B24.36301.954PA24.36301.954Perpustakaan Lantai 2Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
PA24.36301.954
Penerbit
BANYUWANGI : POLITEKNIK NEGERI BANYUWANGI., 2024
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
362021401117
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Manajemen termal
Baterai LiFePO4
generator gelembung
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • File ANALISIS MANAJEMEN THERMAL BATERAI LIFEPO4 DENGANRNPENDINGIN BUBBLE GENERATOR BERDASARKANRNVARIASI DEBIT UDARA
    Attachment dari ANALISIS MANAJEMEN THERMAL BATERAI LIFEPO4 DENGANRNPENDINGIN BUBBLE GENERATOR BERDASARKANRNVARIASI DEBIT UDARA
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Poliwangi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Unit Perpustakaan merupakan unit yang berupaya untuk memelihara dan meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses belajar-mengajar, juga sebagai salah satu sarana penunjang akademik yang memiliki peran cukup strategis dalam penyediaan informasi perkembangan ilmu pengetahuan bagi pengguna di lingkungan civitas akademika Politeknik Negeri Banyuwangi. Unit Perpustakaan menyediakan bahan literasi baik cetak maupun digital untuk menunjang budaya akademis, berfikir kritis, dan literatif.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik